oleh

Respon Cepat Team Phyton Ungkap Pelaku Pembunuhan

Foto : Team Phyton Polres Mamuju yang dipimpin oleh AKP. Syamsuriansyah, SE Saat Bersama dengan pelaku

 

 

MATENG – Mbs77Sulbar.Com

Pembunuhan sadis yang terjadi di Karossa Kabupaten Mamuju Tengah yang terjadi pada hari Minggu 23 Juni 2019 kemarin di Dusun Waikaya Desa Tasokko Kecamatan Karossa berhasil diungkap oleh Kepolisian Resort Mamuju Jajaran Polda Sulbar Kurang dari 24 Jam.Pengungkapan pelaku ini berkat respon cepat dari Team Phyton Polres Mamuju yang dipimpin oleh AKP Syamsuriansyah, SE (Kasat Reskrim Polres Mamuju).

Mendapat laporan dari masyarakat atas peristiwa tersebut, petugas setempat langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)  dan mengumpulkan keterangan saksi dan akhirnya terungkap siapa dibalik pembunuhan yang dimaksud.

“Kapolsek Karossa Iptu Mukhtar Mahdi melalui Kabid Humas AKBP Hj. Mashura, SH menyebutkan tindak pidana pembunuhan tersebut didasari atas ketidak senangan pelaku terhadap korban.

“Pelaku sebelumnya merasa dijebak oleh korban, dimana korban mengaku pernah dihamili oleh pelaku dan sempat menggugurkannya sehingga korban mendesak pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Namun pelaku menolak dan merencanakan pembunuhan.” Jelasnya.

Korban diketahui bernama Fitriani. R yang di lakukan oleh Lelaki. M. Saleh yang tidak lain adalah kekasih dari korban sendiri.

Dari introgasi yang dilakukan, kronologi kejadian berawal pada hari Sabtu tanggal 22 Juni 2019 sekitar pukul. 19.00 wita pelaku menghubungi korban melalui Via Handpone dan waktu itu sempat terjadi pertengkaran .

Adu mulut tersebut karna pelaku dianggap tidak mau di suruh-suruh dan korban sempat mengatakan “kamu kira kamuji yang ku suka banyak kapan!

Selanjutnya, korban kembali menghubungi pelaku melalui Handpone dan menyuruhnya untuk datang kerumahnya, selanjutnya pelaku dari salubarana Desa lara dengan menggunakan sepeda motor datang kerumah korban sambil membawa tali dan pisau.

Tiba di rumah korban pelaku bertemu korban di depan rumahnya dan waktu itu pelaku langsung menunjuk ke arah korban sambil mengatakan “kenapa ko bilang begitu sambil marah2 tadi! dan di jawab oleh korban “kenapa ka ini mulut-mulut saya!

Kesal dengan ucapan korban, pelaku langsung memukul bagian rahang sebelah kiri korban sehingga korban jatuh terlentang dan tidak sadarkan diri.

“berdasarkan pengakuan pelaku, saat korban jatuh pingsan dan mengecek detak jantung sudah tidak ada,” pengakuan pelaku.

Tak sampai disitu saja, Takut aksinya tercium, pelaku menyeret korban di bawah pohon cengkeh selanjutnya pelaku mengikat mulut korban dengan ujung tali nilon yang sebelumnya pelaku bawa, lalu pelaku mengambil Handpone milik korban di kantong dasternya dan meletakkan di atas batu dekat pohon cengkeh.

Pelaku juga melepaskan celana dalam korban lalu pelaku mengangkat korban hingga posisi berdiri dengan posisi menggantung dan kemudian meninggalkan korban.

Kasus pembunuhan ini, kini ditangani oleh Kepolisian Resort Mamuju, sementara pelaku telah ditahan dirutan Polres Mamuju. **

Editor : Iman 77

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *