oleh

Persit Kodim 1427/ Pasangkayu mengikuti Web Seminar, Ini Tujuannya..!!! .

Foto : Saat Persit Kodim 1427/ Pasangkayu mengikuti Web Seminar

.

PASANGKAYU – Mbs77Sulbar.Com – Puluhan anggota Persit KCK Cabang Dim 1427 Pasangkayu mengikuti Web Seminar (Webinar) Perempuan Sadar Vagina (PSV) secara virtual dengan dr. Inge Satyo Ariyanto selaku narasumber.

Kegiatan yang diikuti lansung Ketua Persit KCK 1427 Pasangkayu Ny Elsya Kurniati Novyaldi, digelar di Makodim Jalan Dewi Sartika Pasangkayu, Propinsi Sulawesi Barat, Sabtu (21/112020).

Dalam pembahasannya dr. Inge memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga dan merawat organ intim wanita untuk kesehatan dan keharmonisan keluarga.

dr. Inge Setyo Arianto memulai materi menyampaikan 15 langkah perempuan sadar vagina, yang diantaranya adalah :

1. Jadikan mencukur bulu kemaluan sebagai kebiasaan dan gaya hidup kita 1-3 hari sekali sampai kapanpun, karena bulu yang ada di area kewanitaan cenderung lembab bahkan menjadi lebih lembab lagi, ingat suasana lembab sangat disukai oleh bakteri, virus dan jamur berkembang biak lebih subur di vagina.

2. Pakailah selalu celana dalam yang berbahan katun dan tidak ketat, bahan selain katun dan ketat membuat daerah kewanitaan menjadi lembab dan mudah terjadi iritasi. Selanjutnya jangan pernah menggunakan Pantyliner, memang menggunakan itu praktis dan mudah katanya.

3. Namun yang betul adalah sering berganti celana dalam bukan berganti pantyliner karena dapat membuat suasana kewanitaan makin lembab dan mempermudah kuman berkembang biak sehingga infeksi/ keputihan.

4. Saat menstruasi ganti pembalut 4-6 jam sekali.

5. Saat bepergian pastikan membawa celana dalam ganti, tisu toilet, sediaan dan sabun bayi.

6. Menurutnya, dengan selalu membawa perlengkapan tersebut setiap bebergian disaat buang air kecil dapat mengeringkan daerah kewanitaan dengan tisu yang kita bawa sendiri atau ganti yang sudah lebih 6 jam pemakaian.

7. Cuci daerah kewanitaan minimal 3 kali sehari untuk menghilangkan keringat dan mengendalikan jumlah bakteri dan sekresi yang selalu muncul, cukup dengan menggunakan sabun bayi.
Pilih alat kontrasepsi yang tidak menimbulkan efek samping keputihan.

8. Apabila pasangan mengalami infeksi pada alat kelaminnya segera berobat ke dokter.

9. Harus batasi pemakaian celana jeans atau celana yang terlalu ketat, karena dapat menghambat aliran udara ke miss vagina sehingga meningkatkan kelembaban yang disukai virus, bakteri dan jamur.

10. Tidak menggunakan cairan antiseptik untuk vagina tanpa anjuran dokter, ingat pada vagina terdapat bakteri alami bernama lactobacillus yang tinggal didalamnya,

11. apabila sembarang menggunakan antiseptik dapat mengganggu tingkat kesamaan dan dapat membunuh bacteri lactobacillus.

12. Sedangkan bakteri tersebut yang menjaga daerah kewanitaan dari bakteri lain yang mengganggu yang sangat berpotensi menimbulkan infeksi karena tumbuhnya kuman yang lebih berbahaya dan terjadi keputihan.

13. Tidak menggunakan sabun badan atau shampo untuk mencuci vagina, karena ini dapat menyebabkan bakteri-bakteri baik dalam lubang mati, sehingga lubang vagina tidak mempunyai pelindung lagi untuk mencegah infeksi yang jahat.

14. Sabun mandi mempunyai bau harum yang menyengat yang tidak diperlukan oleh vagina malah wangi tersebut akan menyebabkan vagina menjadi iritasi dan meradang.

15. Dan untuk yang terakhir, rutin ganti celana dalam setiap 6 jam sekali, ini memang sering dikatakan merepotkan tapi harus dilakukan, karena kalau tidak dilakukan akan terjadi seperti yang sudah saya jelaskan diatas tadi.

Sebelum menutup acara pembawa acara webinar Ibu Cordelia menyampaikan untuk mengikuti instagram @perempuan_sadar_vagina guna mendapatkan informasi terpercaya tentang kesehatan wanita dan ilmu yang dibagi setiap hari bisa diterima dan bermanfaat untuk seluruh perempuan dimana pun berada.

Sementara itu, Ketua Persit Ny Elsya Kurniati Novyaldi mengucapkan terima kasih kepada dr. Inge karena telah berkenan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada Ibu-ibu anggota persit

“Memberikan pengetahuan dan wawasan kepada Ibu-ibu anggota Persit Kartika Chandra Kirana Dim 1427 Pasangkayu. Semoga setelah mengikuti webinar ini Ibu-ibu Persit dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, baik untuk diri sendiri, juga demi menjaga keharmonisan rumah tangga” ujar Ny Elsya Kurniati. **

Editor : Iman 77

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *