oleh

Kebijakan Kadis Pendidikan Mamuju Tambah 2 Guru ASN Untuk SDN Pulau Saboyang

-Daerah-600 views

Kadisdikpora Mamuju bersama Sekertaris dan Kepala Sekolah Pulau Saboyang didampingi Ketua Lakip RI

MAMUJU – Mbs77Sulbar.Com Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju Jalal Duka menjelaskan bahwa Setelah libur pada tanggal 11 Juli kita buka sekolah masuk proses penerimaan siswa baru, tanggal 11 itu baru resmi pembukaan sekolah tahun ajaran baru

Kadisdikpora Mamuju Jalaluddin Duka membantah terkait pemberitaan Media mengatakan bahwa 3 bulan sekolah tersebut tidak terbuka

Kadis Pendidikan Kabupaten Mamuju juga mengaku  sudah menerima laporan dari Kantor Cabang Dinas (KCD) atau Koordinator Wilayah sejak satu bulan yang lalu terkait kondisi guru yang masih kurang di SDN Saboyang

“Kemudian SDN Pulau saboyang, hanya memiliki 2 Guru PNS dan 2 Guru sukarela. Sehingga untuk menambah tenaga pengajar, saya telah mengusulkan ke BKD yakni 2 guru PNS, dari SDN Samataha,” Jelas Kadisdikpora di ruang kerjanya Kamis,4/8/2022 .

Mantan Kadis Koperasi juga ini mengakui bahwa Tanggal 3 kemarin sudah usulkan ke BKD daftar nama Guru yang akan di pindah ke SDN Saboyang

Di samping itu, pihak Disdikpora Mamuju juga membantah terkait informasi SDN Saboyang yang tutup selama tiga bulan terakhir.

Di tempat yang sama Sekretaris Disdikpora Mamuju, Saharuddin, juga menjelaskan bahwa sesuai kelender pendindikan tahun ajaran baru 2022-2023, proses belajar mengajar baru dimulai 11 Juli 2022.

“Kalu kita hitung maju di bulan Agustus, kayaknya belum cukup satu bulan melakukan proses pembelajaran,” Ujarnya .

Lebih lanjut Sekertaris Pendidikan, berdasarkan surat edaran Bupati Mamuju, No.009-17/IX /2021 Tentang Pembukaan Tatap Muka Terbatas (PTMT) bagi satuan Pendidikan PAUD/ TK /RA, SD /MI Dan SMP / MTs serta mengikuti Kalender Pendidikan tahun Pelajaran 2022/2033 yang mengatakan tanggal 11 Juli buka sekolah tahun ajaran baru serta diikuti dengan 4 surat edaran Menteri  yakni Mendagri, Menpan RB RI Menteri Pendidikan dan Menteri Agama,

proses belajar mengajar masih pembelajaran tatap muka terbatas. Sehingga, dibeberapa sekolah masih dimungkinkan belajar online.dan mungkin ada yang pakai shift atau of line .

“Selain itu, ada surat edaran Empat Menteri memberikan keleluasan daerah membuka belajar tatap muka secara full, tetapi tetap memperhatikan Prokes,,” bebernya .

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Saboyang, juga mengaku tidak pernah menutup sekolah selama Tiga bulan.

“Bahkan Guru yang mengajar tidak pernah secara bersamaan meninggalkan atau keluar dari Pulau Saboyang,” Jelasnya pada Media .

“Jadi persoalan sekolah yang dimaksud Tiga bulan tidak pernah buka itu, saya tidak merasa keberatan karena saya berada di tempat dan punya data. Saya punya guru yang notabennya asli disana,” Kunci Kepsek . (77)

Editor : Iman 77

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *