oleh

Kasus Hutan Lindung di Mamuju Terus Menggelinding Bak Bola Panas, Akankah Menyusul Tersangka Baru ?

-Daerah, Hukum, Mamuju-587 views

Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat

MAMUJU – Mbs77Sulbar.Com Kasus pengalihan kawasan hutan lindung yang berada di Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kini  terus bergulir bak bola panas yang terus menggelinding .

Diketahui pihak Kejati Sulawesi Barat telah menyeret sebanyak 6 orang tersangka, baru – baru ini.

Kini Beberapa orang pejabat yang belum diketahui pasti identitasnya juga dipanggil sebagai saksi terkait kasus korupsi pengalihan kawasan hutan lindung ( KHL ) Tadui, yang di duga menyebabkan  kerugian keuangan Negara seniilai 2,8 Miliar

Hal ini Kejati tampak serius terus mendalami dan melakukan pemeriksaan ke beberapa pihak yang terkait .

Informasi yang berhasil dihimpun dikabarkan, sejumlah pejabat penting di Kabupaten Mamuju, baik yang sudah purna ( Pensiun ) maupun yang masih aktif, kini antri mendapat panggilan dari penyidik tindak pidana khusus ( Pidsus ) Kejati Sulbar, sebagai saksi.

Dikutip informasi yang diterima wartawan indigo99.com, beberapa orang pejabat yang belum diketahui identitasnya dipanggil sebagai saksi terkait kasus korupsi pengalihan kawasan hutan lindung ( KHL ) Tadui, yang di duga menyebabkan kerugian negara 2,8 Miliar.

Dikonfirmasi kepada Kasi Penerangan hukum ( Penkum ) Kejati Sulbar, Amiruddin, SH membenarkan adanya pemanggilan beberapa orang pejabat untuk dimintai keterangan soal kasus korupsi KHL Tadui.

“Iya masih sebatas saksi melengkapi berkas perkara penyidikan terhadap tersangka – tersangka sebelumnya yang sudah ditahan.” Katanya .

Adapun kasus korupsi perluasan kawasan hutan lindung di Desa Tadui dengan kerugian keuangan negara 2,8 Miliar berdasarkan dengan hasil perhitungan audit BPKP Sulbar .

Terhadap kasus ini, penyidik telah menetapkan 6 orang tersangka.

Sebelum nya penyidik Kejati hanya menetapkan Tiga tersangka, namun baru – baru ini penyidik kembali menetapkan 3 orang tersangka baru. (77)

Editor : Iman 77

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *